Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawabannya

20.25 Add Comment
Wawancara kerja (job interview) adalah bagian yang perlu dilewati oleh mereka yang tengah mencari pekerjaan atau memperoleh pekerjaan baru. Tidak heran, bagian ini kerap bikin deg-degan atau stres untuk mereka yang bakal menghadapinya. Apakah Anda satu diantara mereka?

Satu diantara kiat hadapi wawancara kerja apapun yaitu pelajari contoh-contoh pertanyaan wawancara kerja. Dengan pelajarinya, Anda memperoleh deskripsi seperti apa pertanyaan waktu wawancara kerja serta bikin jawaban yang sesuai sama pengalaman serta pendidikan Anda.

Untuk menolong Anda lakukan hal itu, tersebut 30 contoh pertanyaan wawancara kerja serta jawabannya.

A. Pertanyaan mengenai data pribadi

Pertanyaan mengenai data pribadi umumnya dipakai untuk buka pembicaraan serta mencairkan situasi wawancara kerja yang tegang. Walau sebagai pertanyaan pembuka serta berbentuk umum, Anda tetaplah mesti ketertarikan menjawabnya hingga pewawancara tertarik pada Anda.

1. Katakan mengenai diri Anda?

Kandidat : “Nama saya Faisal Setiawan. Saya alumni Pengetahuan Computer dari Kampus Indonesia. Saat ini saya bekerja di PT Maju Mundur sebagai teknisi jaringan. Saya bekerja di perusahaan itu mulai sejak Januari 2013. ”

2. Kenapa Anda pilih jurusan Pengetahuan Koputer?

Kandidat : “Saya mengerti kalau saya senang pada computer mulai sejak sekolah basic. Dengan kuliah di jurusan Pengetahuan Computer, saya memberi wawasan serta pengetahuan saya mengenai computer. Diluar itu, saya belajar di jurusan itu dengan mengasyikkan lantaran temanya sesuai sama ketertarikan serta kesenangan saya. ”

3. Bagaimana caranya Anda membayar kuliah Anda?

Kandidat : “Sebagian besar kuliah saya dibiayai orangtua saya. Tetapi, saya juga berupaya mengurangi beban orangtua dengan bekerja sebagai paruh saat di satu percetakan kaos dekat rumah saya. ”

4. Apakah Anda mempunyai gagasan meneruskan pendidikan?

Kandidat : “Ya, gagasannya 3 th. yang akan datang. Hal semacam ini lantaran saya kuliah D3 hingga saya menginginkan melanjutkan ke tahap S1. Dengan kuliah di S1, wawasan serta pengetahuan saya bakal bertambah hingga saya dapat berkarier dengan tambah baik di masa yang akan datang. ”

5. Terkecuali pendidikan resmi, apakah Anda mempunyai ketrampilan lain?

Kandidat : “Ya. Waktu kuliah saya ikuti pelatihan bhs Inggris serta bhs Jepang. Diluar itu, saya juga pernah ikuti kursus kepemimpinan sepanjang satu minggu yang dikerjakan himpunan mahasiswa kampus saya, serta dapat menjalankan computer dengan beragam program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, serta MS Access. ”

6. Apa arti pekerjaan buat Anda?

Kandidat : “Bagi saya, pekerjaan bukanlah hanya mencari duit. Tetapi, bagaimana saya dapat lakukan yang paling baik hingga berperan untuk perkembangan perusahaan. ”

B. Pertanyaan mengenai pengalaman serta ketrampilan

Pertanyaan mengenai pengalaman serta ketrampilan diperuntukkan untuk tahu maksud karir Anda, bagaimana caranya Anda bekerja, kesetiaan Anda, bagaimana Anda hadapi satu permasalahan pekerjaan, serta berapakah besar peran yang bakal Anda berikanlah pada perusahaan.

Dari jawaban yang Anda berikanlah, pewawancara kerja bisa menilainya apakah Anda kandidat paling baik atau bukanlah untuk posisi yang Anda lamar.

7. Apa keunggulan serta kekurangan Anda?

Kandidat : “Kelebihan saya yaitu jujur, cepat belajar, serta pekerja keras. Disamping itu, kekurangan saya yaitu sukai lupa. Tetapi, saya berupaya menangani kekurangan ini dengan mencatat beberapa hal utama berkaitan pekerjaan di buku saku saya. ”

8. Apakah Anda mempunyai jalinan yang baik dengan rekanan kerja?

Kandidat : “Ya. Saya fikir jalinan saya dengan semuanya rekanan kerja saya jalan dengan baik. Memanglah pernah saya mempunyai permasalahan dengan seseorang rekanan kerja berkaitan pembagian tanggung jawab, tetapi kami merampungkannya lewat cara berdiskusi berbarengan hingga kami mempunyai tanggung jawab semasing yang pasti. ”

9. Apakah Anda lebih suka bekerja sorang diri atau dalam tim?

Kandidat : “Bergantung pada pekerjaan yang perlu saya kerjakan. Walau saya lebih suka bekerja sendiri, saya bisa bekerja dalam tim. ”

10. Bila Anda diwajibkan bekerja didalam tim, posisi apa yang bakal Anda tentukan?

Kandidat : “Saya lebih sukai jadi seseorang rencanator. Begitu, saya dapat berencana beberapa langkah yang perlu di ambil, bikin daftar sumber daya yang dibutuhkan, mengindentifikasi kendala, serta bikin ukuran keberhasilan satu projek. ”

11. Dapatkah Anda bekerja dibawah desakan?

Kandidat : “Ya. Sampai kini dapat menangani desakan pekerjaan saya. Diluar itu, saya fikir desakan dapat memberi hasil yang positif untuk saya lantaran saya dapat keluarkan potensi, gagasan, serta ketrampilan saya untuk merampungkan pekerjaan itu. ”

12. Bagaimana sikap Anda pada kritik yang diperuntukkan pada Anda?

Kandidat : “Dalam pemahaman saya, manusia biasanya tak sukai dikritik dengan cara asal-asalan. Dengan cara pribadi, saya terima kritik yang diperuntukkan pada saya. Bila kritik itu baik serta bangun, saya bakal dengan suka hati melakukannya untuk melakukan perbaikan sendiri. Bila demikian sebaliknya, saya bakal mengabaikannya. ”

13. Menurut Anda, orang seperti apakah yang susah di ajak kerja sama?

Kandidat : “ Menurut saya, orang yang susah di ajak bekerja bersama yaitu orang yg tidak sukai berusaha keras, sukai tidak mematuhi ketentuan, banyak mengeluh, tak memerhatikan kwalitas pekerjaan, serta sukai menjelek-jelekkan orang lain. ”

14. Jika bawahan Anda lakukan kekeliruan, apa yang Anda kerjakan?

Kandidat : “Tidak ada orang yang prima. Saya bakal mengecek apa yang sesungguhnya berlangsung, mencari rusaknya akibat kekeliruan itu, serta mencari pemicunya. Kemudian, saya memastikan aksi perbaikan serta mencegah supaya kekeliruan sama tak berlangsung di masa datang. Saya akan berikan peluang pada bawahan berkaitan untuk melakukan perbaikan kemampuannya. ”

15. Apa yang bakal Anda kerjakan apabila bawahan Anda mengeluhkan permasalahan pribadi mereka?

Kandidat : “Saya bakal terima mereka di ruang saya serta membiarkan mereka bercerita permasalahan pribadinya. Bila disuruh, saya bakal ajukan sebagian anjuran untuk permasalahan itu. Dari pengalaman saya, mereka biasanya cuma perlu seseorang pendengar yang bakal dengarkan permasalahan mereka tanpa ada mengadilinya. ”

16. Apa yang bakal Anda kerjakan saat menghadapai permasalahan besar dalam pekerjaan?

Kandidat : “Saya bakal mencari akar permasalahan itu manfaat memperoleh jalan keluar yang pas. Kemudian, saya bakal menggerakkan jalan keluar itu dalam rencana perbaikan. Searah dengan aksi perbaikan itu, saya akan mengambil keputusan aksi mencegah gara permasalahan itu tak berlangsung lagi. ”

17. Kenapa Anda geser kerja dari perusahaan terlebih dulu?

Kandidat : “Saya menginginkan pekerjaan yang lebih menantang, serta saya sangka perusahaan ini bisa penuhi hasrat saya itu. ”

18. Apa rintangan paling sulit yang Anda dapatkan pada pekerjaan terlebih dulu?

Kandidat : “Halangan paling sulit saya di pekerjaan itu yaitu jam kerja yg tidak teratur. Kadang-kadang saya bekerja pada pagi hari serta pada malam hari. ”

19. Apakah Anda pernah bolos bekerja?

Kandidat : “Sepanjang yang saya ingat, saya tak pernah mengerjakannya. Bila ada kondisi darurat yang bikin saya tak dapat masuk kerja, saya segera memberitahu hal itu pada atasan saya. ”

20. Apakah Anda bersedia bekerja lembur?

Kandidat : “Ya, saya bersedia. Itu tidak jadi masalah untuk saya. ”

21. Apa yang bikin Anda tertarik bekerja di perusahaan kami?

Kandidat : “Perusahaan ini tawarkan pekerjaan yang sesuai sama pengalaman serta pendidikan saya. Dengan hal tersebut, saya bisa berperan dalam memajukan perusahaan ini. ”

22. Seberapa baik Anda mengetahui perusahaan kami?

Kandidat : “Saya cukup mengetahui perusahaan ini lantaran banyak rekan yang mengulas serta memakai produknya. Diluar itu, saya juga lihat iklan perusahaan ini di mass media terkenal. ”

23. Menurut Anda, apa yang bikin perusahaan kami tidak sama dengan perusahaan semacam yang lain?

Kandidat : “Sepanjang yang saya ketahui, perusahaan ini membuahkan product yang berkwalitas. Diluar itu, sarana yang didapatkan pada karyawannya juga tambah baik dari pada perusahaan lain. ”

24. Terangkan gagasan Anda untuk lima th. ke depan?

Kandidat : “ Bila saya di terima bekerja disini, dalam lima th. ke depan saya menginginkan jadi supervisor. Oleh karenanya, saya bakal pelajari serta mengerti ruangan lingkup kerja serta tanggung jawab posisi itu. Kemudian, saya bakal berupaya keras penuhi apa yang disyaratkan untuk jadi seseorang supervisor di perusahaan ini. ”

25. Apakah Anda siap terima tanggung jawab yang semakin besar?

Kandidat : “Ya, saya siap. Dalam pandangan saya, saya mesti siap terima tanggung jawab yang besar serta posisi yang lebih tinggi manfaat meraih karir yang dikehendaki. Dengan cara itu, saya bisa meningkatkan sendiri hingga jadi tambah baik. ”

26. Lingkungan kerja seperti apa yang Anda gemari?

Kandidat : “Saya sukai bekerja dalam lingkungan yang adil atau segela sesuatunya transparan. Prosedur opersional standard (SOP) terang, begitu halnya perubahan karir. Hukuman serta penghargaan diberlakukan dengan objektif. Diluar itu, saya juga suka bekerja dengan bebrapa rekanan yang optimistis serta semangat.

27. Apakah Anda bersedia diletakkan diluar kota?

Kandidat : “Ya, saya bersedia. Bekerja di perusahaan ini bermakna saya mesti siap terima ketentuan serta kebijakan yang berlaku. ”

C. Pertanyaan sekitar gaji

Pertanyaan sekitar upah umumnya di tanyakan pada akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya sedikit, tetapi fokus pada berapakah besar upah yang Anda minta (saksikan 5 panduan negosiasi upah).

28. Berapakah upah Anda saat ini?

Kandidat : “Gaji pokok saya saat ini Rp 4 juta. Ditambah tunjangan serta bonus bulanan, keseluruhan upah saya yaitu Rp 5 juta. ”

29. Berapakah upah yang Anda berharap untuk posisi ini?

Kandidat : “Saya mengharapkan peroleh upah sebesar Rp 8 juta. ”

30. Kami tidak bisa penuhi keinginan upah Anda. Seberapa banyak Anda dapat turunkan keinginan upah itu?

Kandidat : “Bagaimana bila Rp 7 juta? ”

Dengan tahu 30 contoh pertanyaan wawancara kerja serta jawabannya diatas, Anda bisa menyiapkan diri dengan baik dalam menghadapai wawancara kerja. Janganlah sangsi untuk merubah atau memodifikasi jawaban-jawaban diatas supaya sesuai sama pengalaman serta pendidikan Anda. Bila dibutuhkan, beli juga buku-buku sekitar wawancara kerja hingga persiapan Anda jadi tambah baik lagi.

Pertanyaan Jebakan Saat Interview dan Cara Menjawabnya

20.24 Add Comment
Pertanyaan jebakan yaitu hal yang seringkali mengecoh pelamar waktu wawancara kerja (job interview). Jika Anda kurang cermat jadi Anda bakal terjebak serta kehilangan pekerjaan dambaan.

Pewawancara bakal berupaya menyelipkan type pertanyaan ini untuk maksud spesifik, umpamanya untuk tahu bagaimana karakter Anda yang sesungguhnya serta apakah Anda orang yang pas untuk satu posisi di perusahaan itu.

Jika Anda termasuk juga orang yang tenang, Anda akan tidak terjerat dengan pertanyaan jenis ini. Sayangnya, tak kebanyakan orang bisa mengontrol diri serta berlaku tenang hadapi wawancara kerja. Dibutuhkan beberapa kiat dalam menyiapkan diri supaya wawancara kerja Anda berhasil.

Untuk menyiapkan diri, Anda butuh tahu seperti apa pertanyaan jebakan yang umum diserahkan waktu wawancara kerja. Simak 17 pertanyaan jebakan dan langkah menjawabnya di bawah ini.

1. Bagaimana Anda mendeskripsikan diri Anda dalam 3 kata?

Pertanyaan type ini diperuntukkan untuk tahu karakter Anda. Saat wawancara yang singkat tak dapat Anda butuhkan untuk bercerita diri Anda panjang lebar. Dengan 3 kata yang mendeskripsikan diri Anda, pewawancara sudah mempunyai bayangan siapa diri Anda serta bagaimana Anda menilainya sendiri.

Pastikan 3 kata sebagai unggulan Anda serta terkait dengan pekerjaan yang tengah Anda lamar. Bila Anda melamar posisi sebagai situs designer, katakan karakter yang terkait dengan pekerjaan seperti kreatif, responsif serta lain sebagainya. Tetapi, janganlah mengatakan kata kreatif jika Anda melamar pekerjaan sebagai akuntan.

Terkecuali karakter yang terkait dengan pekerjaan, Anda butuh mengatakan karakter positif yang lain yang memanglah Anda punyai, umpamanya jujur, pekerja keras, ketertarikan, berdedikasi tinggi serta lain sebagainya. Menurut Wikihow, Anda butuh melukiskan diri Anda dengan contoh-contoh yang konkret, terang, serta tak bertele-tele.

2. Apa yang Anda kenali mengenai perusahaan ini?

Pewawancara ajukan pertanyaan ini untuk tahu sebesar apa hasrat Anda untuk bekerja di perusahaan itu. Sekurang-kurangnya Anda tahu profil perusahaan itu, histori, filosofi, serta visi, misi dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh perusahaan yang Anda lamar.

Jangan sampai Anda memperbandingkan perusahaan yang Anda lamar dengan perusahaan tempat Anda bekerja terlebih dulu. Hal-hal lain yang perlu Anda jauhi yaitu memberi jawaban negatif seperti beberapa masalah yang tengah dihadapi perusahaan, pendapat yang kurang baik mengenai perusahaan, serta lain sebagainya.

Tekankan pada kelebihan perusahaan serta perlihatkan ketertarikan Anda pada sebagian kelebihan itu.

3. Kenapa Anda menginginkan bekerja di perusahaan ini?

Pertanyaan ini diserahkan untuk tahu seberapa besar hasrat Anda berperan pada perusahaan serta sejauh mana Anda tahu perusahaan yang Anda lamar. Jauhi menjawab lantaran menginginkan upah tinggi, lantaran tak nyaman ditempat kerja yang dahulu, atasan yang keras serta berlaku semena-mena, dan permasalahan yang lain yang Anda hadapi di perusahaan terlebih dulu.

Sudah pasti ada sebagian argumen positif yang lain yang mendorong Anda untuk kirim surat lamaran serta CV ke perusahaan itu. Jawablah dengan jujur kalau Anda mempunyai sikap yang positif dalam bekerja baik berbarengan team ataupun bekerja sendiri, bisa diandalkan, memberi peran yang positif untuk wujudkan misi serta visi perusahaan.

4. Hal apa yang paling membanggakan dalam karir Anda?

Waktu pewawancara memberi Anda pertanyaan ini, mereka menginginkan tahu apa yang Anda betul-betul senangi serta perasaan positif Anda pada pekerjaan. Mendeskripsikan mengenai proyek yang Anda banggakan tunjukkan bagaimana Anda merampungkan satu pekerjaan.

Tetapi, Anda mesti cermati kalau tak semuanya proyek membanggakan mesti dikisahkan. Pastikan hal membanggakan yang terkait dengan pekerjaan yang tengah Anda lamar. Perlihatkan kalau ketrampilan paling baik Anda dapatlah jadi peran yang baik untuk perusahaan waktu Anda jadi karyawan.

5. Dapatkah Anda berikan deskripsi mengenai pemikiran Anda pada pekerjaan ini?

Pewawancara menginginkan mencari orang yang cocok di posisi yang Anda lamar sekarang ini. Dari pertanyaan ini, mereka bisa menggali beberapa hal yang Anda kenali mengenai pekerjaan ini serta pengalaman-pengalaman Anda terdahulu di bagian yang tengah di tawarkan.

Berikanlah jawaban yang jelasdan tegas mengenai pekerjaan serta keharusan dari pekerjaan yang Anda lamar. Jangan sampai sangsi dengan keterangan Anda lantaran ini tunjukkan kesiapanAnda ada di posisi itu. Sebelumnya menjawab, yakinkan Anda tahu serta sudah mencari info mengenaiposisi itu dengan baik.

6. Berapakah lama saat yang Anda perlukan untuk memberi peran bermakna untuk kami?

Lantaran menginginkan di terima, pelamar kerapkali memberi jawaban yang terburu-buru serta kurang realistis, umpamanya sehari atau 1 minggu. Hal semacam ini bakal bikin Anda tampak kurang smart dalam memastikan satu tujuan. Jawaban yang realistik yaitu kuncinya.

Katakan pewawancara kalau Anda bakal berupaya menangani semua harapan serta tantangan dari hari pertama, serta Anda memerlukan sebagian bln., hingga 6 bln. untuk betul-betul tahu organisasi perusahaan serta kebutuhannya.

7. Bila Anda di terima, berapakah lama Anda bakal bekerja di perusahaan ini?

Pertanyaan ini dapat jadi pertanyaan yang susah serta menjebak. Pasti, manajer yang bakal merekrut Anda menginginkan tahu seberapa besar hasrat Anda untuk bekerja di perusahaan itu.

Jangan sampai mengatakan angka, berapakah th. Anda bakal berbarengan mereka. Buat jawaban yang memberitahukan pewawancara kalau Anda tertarik berkarier berbarengan perusahaan untuk meraih tujuan berbarengan.

8. Menurut Anda, apa bedanya posisi ini dibanding dengan posisi lain yang Anda lamar?

Waktu pertanyaan ini dilontarkan, pada intinya pewawancara menginginkan tahu apakah Anda melamar di perusahaan lain, seberapa aktif Anda mencari pekerjaan, serta apakah Anda jujur atau tak.

Bila Anda menjawab kalau perusahaan ini yaitu hanya satu yang Anda lamar, mereka bakal mengasumsikan Anda tengah berbohong. Amat sedikit pelamar yang melamar satu pekerjaan di satu perusahaan saja. Diluar itu, janganlah juga sekali-sekali mengatakan kekurangan atau keunggulan dari perusahaan-perusahaan lain yang Anda lamar.

Jawaban paling baik yang bisa Anda berikanlah yaitu berdasar pada kejujuran. Katakan kalau terdapat banyak perusahaan yang menginterviu Anda, tetapi Anda belum mengambil keputusan yang paling baik untuk karir Anda ke depan.

9. Sesudah membaca CV Anda, kami rasa Anda sangat memiliki pengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?

Ilustrasi tes interview

Ini termasuk juga pertanyaan yang bakal menjebak Anda serta tingkatkan ego Anda jika Anda memanglah orang yang sukai dipuji. Sudah pasti kebanyakan orang sukai dipuji. Tetapi tanggapan yang Anda berikanlah pada pujian itu tunjukkan karakter diri Anda.

Jangan pernah Anda besar kepala serta menuntut upah yang lebih tinggi lantaran pernyataan pewawancara kalau Anda sangat memiliki pengalaman dalam bagian itu. Tetaplah rendah hati tetapi yakin diri dengan kekuatan yang Anda punyai. Jawaban paling baik yaitu kalau Anda memerlukan saat mengetahui perusahaan sebelumnya bisa bekerja dengan efektif di tingkat yang lebih tinggi.

10. Type bos atau partner kerja seperti apa yang paling jelek serta paling berhasil bekerja sama juga dengan Anda?

Dari jawaban yang Anda berikanlah untuk pertanyaan ini, pewawancara bakal tahu apakah Anda mempunyai perseteruan dengan bos atau rekanan kerja di perusahaan terlebih dulu. Bila Anda menceritakan kejelekan bekas bos atau rekanan kerja, Anda tengah terjebak serta gampang sekali untuk manajer yang merekrut Anda berikan penilaian yang kurang baik.

Contoh jawaban untuk pertanyaan ini supaya tak menjebak Anda yaitu “Saya fikir saya bisa bekerja sama juga dengan siapapun dengan personality yang tidak sama. Karakter mereka tidaklah permasalahan untuk saya. Sebagian kerja sama yang paling berhasil saya kerjakan waktu kami berkomunikasi dengan baik serta berencana berbarengan dan mewujudkan apa yang kami rencanakan. ”

11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan terlebih dulu?

Pertanyaan type ini didapatkan dari pewawancara lantaran mereka menginginkan tahu track record Anda di pekerjaan terlebih dulu. Pasti ada argumen yang melatarbelakangi kenapa Anda ajukan surat resign di satu perusahaan serta mencari pekerjaan baru. Tetapi yang butuh di perhatikan, Anda baiknya tak mengatakan perseteruan pribadi.

Janganlah fokus pada permasalahan yang bikin Anda mengundurkan diri, namun jawablah dengan argumen kalau Anda menginginkan mencari posisi yang tambah baik serta sesuai sama ketrampilan Anda. Perlihatkan kalau Anda mempunyai hasrat yang besar untuk lebih berkembang di perusahaan yang tengah Anda lamar.

12. Bila bisa pilih perusahaan manapun, dimana Anda menginginkan bekerja?

Pertanyaan ini menjebak lantaran pewawancara menginginkan tahu lebih jauh mengenai perusahaan dambaan Anda. Bila Anda mengatakan perusahaan lain, hal semacam ini bakal mengundang kesangsian untuk merekrut Anda. Tetapi, Anda tetaplah mesti jujur kalau perusahaan yang Anda lamar tidaklah hanya satu perusahaan ke mana surat lamaran serta CV Anda di kirim.

Jawaban yang sangat mungkin untuk pertanyaan ini yaitu “Sebenarnya saya mencari-cari perusahaan sebagai tujuan saya serta perusahaan ini yaitu yang cocok buat saya. Saya lihat beberapa hal yang sudah diperkembang di perusahaan ini serta saya mengharapkan dapat jadi sisi dari proyek-proyek yang diperkembang di perusahaan ini serta berperan dengan ketrampilan yang saya punyai sekarang ini. ”

13. Apa pendapat Anda mengenai bos Anda terlebih dulu?

Dengan pertanyaan ini, calon bos Anda menginginkan tahu apakah Anda termasuk juga karyawan yang sukai mengulas keburukan orang lain, terlebih bekas bos Anda. Jangan pernah Anda terjerat, terlebih bercerita permasalahan pribadi. Fikirkan beberapa hal yang positif mengenai bekas bos Anda serta kemukakan dengan baik.

Lukiskan semakin banyak hal yang Anda gemari dari pada yg tidak Anda gemari mengenai bos terlebih dulu. Kompas mengatakan kalau bercerita kejelekan bekas bos yaitu satu diantara kekeliruan dalam job interview yang tunjukkan kalau Anda tak tertarik pada atasan.

14. Kenapa Anda tak memperoleh pekerjaan yang tambah baik di umur Anda sekarang ini?

Pertanyaan ini pasti jadi penyebab emosi jika Anda tak menelitinya dengan kepala dingin. Dengan pertanyaan ini, pewawancara mengharapkan bakal memperoleh jawaban jujur serta tak defensif. Mereka menginginkan tahu pekerjaan apa yang Anda kehendaki serta apakah perusahaan mereka bakal jadi batu loncatan atau Anda memang sungguh-sungguh menginginkan bekerja disana.

Katakan pewawancara kalau berikut argumen Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan itu. Posisi yang tengah Anda lamar sekarang ini yaitu pekerjaan yang cocok serta sesuai sama ketrampilan Anda serta umur Anda sekarang ini. Di perusahaan itu nanti Anda bakal berkarier serta lakukan rencana karir.

15. Apakah Anda pernah memikirkan untuk jadi seseorang enterpreneur?

Karyawan kerapkali tergoda untuk jadi seseorang enterpreneur dengan buka usaha sambilan. Hal semacam ini kadang-kadang jadi ancaman untuk perusahaan lantaran karyawan akan tidak konsentrasi dengan pekerjaannya. Di segi lain, ada pula perusahaan yang mengasah ketrampilan enterpreneurship karyawan supaya bisa menggerakkan lini usaha di perusahaan itu.

Bila Anda memanglah mempunyai hasrat serta pernah buka usaha, katakanlah selalu jelas, tetapi janganlah menggelora. Mungkin saja perusahaan yang Anda lamar tak mencari karyawan yang mempunyai ketrampilan melakukan bisnis.

Katakan kalau Anda pernah pikirkannya tetapi enterpreneur tak pas untuk Anda. Terangkan kalau bekerja di perusahaan serta jadi sisi dari tim lebih cocok untuk Anda. Diluar itu, Anda lebih nikmati bekerja khusus di satu bagian (posisi yang Anda lamar) dari pada mengurusi beberapa hal berbentuk umum serta operasional sebagai seseorang enterpreneur.

16. Apakah itu berhasil menurut Anda?

Pertanyaan ini bisa menjebak Anda lantaran pengertian berhasil begitu subyektif yang bisa bermakna keberhasilan yang Anda kehendaki di masa yang akan datang. Tetapi, jangan pernah Anda menjawab dengan mengungkapkan gagasan Anda untuk mencapai keberhasilan di masa yang akan datang dengan mencari pekerjaan yang tambah baik.

Anda mesti memberi deskripsi yang tidaklah terlalu jauh ke depan lantaran berhasil mungkin saja kesuksesan dalam lakukan beberapa hal kecil. Meraih tujuan kecil yang Anda rencanakan dalam 1 minggu atau sebulan dapat juga jadi tanda berhasil (baca : 7 langkah jadi orang berhasil). Bakal begitu baik bila Anda memakai contoh berhasil yang terkait dengan posisi yang tengah Anda lamar.

17. Apa yang bakal Anda kerjakan kalau Anda memenangkan berhadiah undian 5 milyar besok?

Bila Anda berasumsi ini sebagai pertanyaan diluar tema yang tak perlu Anda tanggapi dengan cara serius, Anda salah. Dari pertanyaan ini, pewawancara bakal tahu apakah Anda tetaplah bakal bekerja waktu Anda tak memerlukan duit serta bagaimana Anda mengatur keuangan Anda.

Orang yang wawancarai Anda menginginkan mendengar kalau Anda bakal tetaplah bekerja lantaran Anda nikmati pekerjaan itu. Diluar itu, jawaban yang mereka kehendaki yaitu Anda bisa mengatur keuangan Anda dengan baik. Bila Anda tak bertanggungjawab serta menggunakan duit Anda demikian saja, mereka bakal memikirkan kalau Anda bakal lakukan hal yang sama pada duit perusahaan.

Hati-hatilah sebelumnya menjawab tiap-tiap pertanyaan yang diserahkan waktu wawancara kerja (baca : 30 contoh pertanyaan yang lain waktu wawancara kerja). Fikirkan dengan kepala dingin apa arti dari pertanyaan itu serta jawablah dengan fikiran yang jernih serta positif. Jangan pernah satu pertanyaan jebakan jadi penyebabnya paling utama Anda kehilangan pekerjaan di perusahaan dambaan.